Tugas menulis berita feature3
//Sibuk Kuliah Online Setiap Hari//
Cemilan Jadi Pengobat Galau
Saat ini mahasiswa tidak di izinkan untuk kuliah secara tatap muka seperti biasanya, kuliah jarak jauh atau sistem daring yang sekarang di gunakan oleh dosen dan mahasiswa untuk melakasanakan perkuliahan, hal ini membuat banyak mahasiswa galau.
Eryza. KPI IAIN BENGKULU
Menyediakan dan membuat cemilan sendiri dirumah adalah solusi yang tepat, dalam masa pandemi virus corona yang mulai menyebar luas di Kota Bengkulu saat ini. Suci Nirwana salah seorang Mahasiswa perguruan tinggi di Kota Bengkulu menggungkapkan selama 1 bulan kedepan ibunya telah menyiapkan bekal cemilan untukya, agar tidak jenuh selama perkuliahan sitem daring diberlakukan. ” saya kalau untuk makanan atau cemilan lebih memilih untuk membuat karena selain hobi memasak”
Wanita cantik berumur 21 tahun ini menambahkan dengan membuat cemilan sendiri kebersihannya juga lebih terjamin, dan lebih higienis, apa lagi di saat kondisi sekarang, harus lebih berhati-hati dalam membeli makanan yanga ada diluar.
Memiliki Hobi yang sama, Fauzul Aziz, Mahasiswa program studi KPI smester akhir dan seorang Tahfiz Qur’an ini mengatakan ia mengabiskan waktu dirumah dengan membaca buku dan menyantap cemilan-cemilan kesukaaanya, fauzul sering membeli bahan-bahan untuk cemilan di indomaret dengan jumlah yang banyak, tujuannya supaya tidak terlalu sering keluar dari rumah. “saya biasanya kalau membuat cemilan itu tidak menentu tergantung mood, kalau kemaren saya bikin bakso, delagonal coffe, spageti, pempek, soto dan popcorn” ungkap pria ganteng ini.
Namun berbeda dengan Adit, Mahasiswa perguruan tinggi semester 4 di Kota Bengkulu ini yang tidak gemar dalam hal memasak, ia lebih memilih membeli cemilan di warung, dan pedagang kaki lima yang berkeliling didepan rumahnya. Cemilan adalah teman yang tepat ketika mengerjakan tugas kuliah di sore hari. ” saya biasanya membaca artikel di internet dan sama juga olahraga untuk mengeluarkan keringat dan untuk masalah cemilan saya lebih memilih membeli atau menunggu mamang-mang keliling seperti bakso, batagor, somay”. Ungkap Adit
Berbeda halnya dengan Putra Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi di Kota Bengkulu yang mengahabiskan waktu di rumahnya dengan membaca buku, bermain komputer dan berolahraga, ia tidak gemar dalam hal memasak , ia juga tidak gemar makanan-makanan ringan, ketika menunggu perkuliahan ataupun mengerjakan tugas kuliah di rumah, ia lebih memilih untuk memakan nasi dengan teratur agar kesehatan lebih terjaga.
”saya tidak suka makanan ringan, yang di jual-jual oleh pedangan kaki lima keling, kerena tidak tau keheginisannya” putra menambahkan memakanan seperti itu akan membuat berat badan saya bertambah oleh karena itu saya tidak suka memakan-makan yang membuat berat badan saya berlebih.
Pada saat sekarang ini cemilan atau makanan ringan adalah teman yang pas buat menemin kalian untuk mengerjakan tugas atau menunggu waktu ketika akan di mulainya jam perkuliahan, tapi kita juga harus tetap perhatikan tentang kehigenis makanann yang kita beli lohh, #dirumahaja
Komentar
Posting Komentar